Sabtu, 15 September 2012

Pemuda Indonesia dan Efek Teknologi ( internet )



Media sosial (social media ) kontomporer berbasis internet semakin menemukan momentumnya belakangan ini, dikarenakan dengan naiknya pemahaman penduduk dunia dengan internet dan manfaat dunia maya itu sendiri. Ditambah lagi trend penemuan dan penggunaan gadget-gadget (perangkat ) penyediaan internet terus mengalami perkembangan dan kemajuan ( pemutakhiran ) baik dari segi teknologi maupun tampilan. Media sosial ( social media ) pada kenyataannya sekarang sudah menjadi gaya hidup sekaligus budaya masyarakat modern. Dengan sekadar menekuk telunjuk, memencet tombol sederet  atau men-swap layar sentuh, seorang internet user sudah bisa memacu aksara, menjajar gambar, mendengar bunyi-bunyian, hingga komunikasi tatap muka. Media sosial (social media) pun tampak  tampil terampil mengisi relung-relung hidup anak, remaja, dan masyarakat  kota maupun desa di abad ini.
Tindak tanduk media sosial (social media ) seiring berjalanya waktu semakin mempengaruhi masyarakat untuk  gemar dan atau menyukai berkomunikasi. Sebagai salah satu ilustrasinya saya ambil facebook atau twiter, harus kita akui dua ikon tersebut merupakan sosial media yang sangat trend saat ini dikalangan pemuda dan masyarakat. Semua itu disebabkan karena dua ikon tersebut, termasuk ikon media sosial internet gratis yang ditawarkan oleh berbagai provider telekomunikasi di Indonesia. Yang dapat diakses dengan mudah di handphon- handphon low end dan bergrafik sederhana (tanpa foto ). Kalau  kita perhatikan lebih seksama, rata-rata siswa SMP bahkan SD hingga level SMA dan Perguruan Tinggi yang memiliki handphon low end tersebut seperti punya jari keenam disebelah ibu jari mereka. Tiap skala waktu jempol-jempol mereka aktif menyerbu kolom-kolom status dan commen untuk menanggapi korespodensi dan atau follower mereka.
Pemuda sekarang menjadi lebih dekat dengan teknologi mereka. Baik melalui online ataupun melalui telephon dibandingkan dengan orang-orang di sekitarnya.  Teknologi merupakan satu-satunya cara untuk menjalin komunikasi dengan pemuda saat ini, walaupun teknologi mempunyai sisi negatif dalam menjaga hubungan komunikasi di dunia nyata. Karena, pada kenyataannya pemuda-pemudi sekarang lebih cenderung mengungkapkan isi hatinya melalui sosial media seperti facebook, tweeter, dan lain-lain yang pada akhirnya akan membuat efek negatif pada kemampuan komunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Disamping efek negatif teryata teknologi juga masih mempunyai beberapa efek positif. Diantaranya di era globalisasi ini masyarakat dan atau pemuda-pemudi dapat bertukar informasi dengan cepat bukan hanya hubungan dengan satu negara atau negara domisi, bahkan mampu berkomunikasi atau menjalin relasi dengan orang-orang dengan lain negara. Semuanya bisa diakses atau dilakukan lebih mudah dan hemat waktu.
Penggunaan internet saat ini memiliki banyak cara untuk semakin eksis di dunia maya. Belakangan ini komunikasi di website seperti facebook semakin banyak penggunanya dan semakin populer di kalangan pemuda, bukan hanya di kota melainkan sudah menjalar di perkampungan atau pedesaan. Ditambah lagi sekarang berbagai fasilitas yang ditawarkan internet seperti halnya sekarang lebih muda  untuk dapat menikmati atau menonton acara TV dan video klip di YouTube, dan bermain game menghibur seperti pada addictinggames dan masih banyak lagi fasilitas-fasilitas yang dapat dinikmati dengan muda dan gratis.
 Sekarang kita tidak heran jika banyak diantara mereka, baik dalam persahabatan yang terjalin di sekolah, masyarakat ataupun keluarga yang berantakan. Semua itu dikarenakan non-internet pengguna menghabiskan rata-rata per hari hanya 10,6 jam. Yang semuanya digunakan untuk melakukan kegiatan sosial, seperti pesta, acara olahraga, dan percakapan atau bersosialisi. Sedangkan sisa waktu yang tersedia  digunakan oleh pengguna internet ( Nie dan Hilygus ). Sekarang kita sudah tidak heran lagi setelah melihat data ststistik diatas. Mereka yang tidak mematikan komputer dalam kehidupan sehari-harinya, secara spontan mematikan semua hubungan pribadi dengan keluarga dan teman-temannya dan lingkungannya.
 Teknologi seperti ipon dan ponsel pun turut andil  membuatnya portable. Ponsel mempunyai daya tarik tersendiri,  yaitu dapat  mengalihkan perhatian penggunannya dari kehidupan nyata. Semuanya itu dikarenakan kehebatan ponsel yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja, sering kita melihat pemuda sangat asyik dengan ponselnya. Entah dia sedang asyik SMS atau pun akses teknologi lainnya seperti  internet.  Sedangkan ipon juga memiliki atau menciptakan ganguan yang mengirim sinyal-sinyal  yang dapat terlihat dari jarak yang cukup jauh. Misalnya orang akan lebih asyik mendengarkan lagu-lagu yang didengarkannya dari ipodnya tanpa memperdulikan orang-orang di sekelilingnya  yang mungkin ingin melakukan komunikasi dengannya. Internet memamang memudahkan kita untuk tetap menjalin hubungan dengan teman lama yang sudah pindah dari tempat tinggalnya (domisili) (Coget dan Ytaka).  Yang bisa dilakukan dari pribadi ke pribadi, pribadi ke kelompok, bahkan kelompok  ke kelompok.  Semua itu tidak lain adalah salah satu  kelebihan yang ditawarkan oleh teknologi.
Dilain sisi saat beberapa orang memiliki kesulitan mendapatkan teman baru untuk bersosialisasi dan berkomunikasi untuk mencurahkan isi hatinya dan bertukar pendapat dan atau informasi. Internet menawarkan dan menyediakan fasilitas tersebut yaitu cara untuk mendapatkan dan bertemu orang-orang baru untuk berkomunikasi yaitu melalui fitur chatting. Saya percaya hubungan yang dibangun secara online bisa sedikit eksentrik. Akan tetapi, salah satu hasil studi menunjukan bahwa hubungan online hanya akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembangkan percakapan atau hubungan daripada mereka yang melakukan hubungan tatap muka.
Hubungan online memang memungkinkan bisa berbahaya, karena anda tidak tahu siapa yang berada di sisi lain dari obrolan atau teman obrolan kita. Mungkin kita akan jadi lebih terbuka dengan teman online kita atas masalah- masalah yang kita hadapi. Karena, kita telah merasa percaya dengannya. Itu semua dikarenakan kita tidak memiliki kesempatan bertemu dan melakukan komunikasi dengan orang lain dalam kehidupan nyata atau bahkan kita termasuk tipekel orang yang tertututp dan sulit untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekeliling kita. Sehingga kita lebih merasa nyaman dan mudah untuk mencurahkan isi hati kita lewan dunia maya. Data menunjukan bahwa sebagian orang yang berada dalam sampel ini, menggunakan internet dalam kadar yang lebih, dan mereka menjaga hubungan dengan teman lebih sedikit.(Affonso ).
Hubungan online baik yang akan membangun anda atau menghancurkan anda ke bawah. Janganlah sampai tersedot ke internet terlalu dalam sehingga mengakibatkan anda  meninggalkan dan atau melupakan  orang-orang yang penting  di belakang atau sekitarmu. Yang paling penting jangan biarkan keyboard dan keypad menjadi kunci jantung anda. Sekarang tinggal kita yang memilih mau menggunakan teknologi untuk keperluan yang baik sehingga mendapatkan berbagai fasilitas yang membuat kita mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan dan mempermudah dalam menjelajahi dunia atau mungkin sebaliknya yang akan membuat kita merasakan kehancuran secara perlahan- lahan. Sudah barang tentu kita sebagai pemuda penerus bangsa kita harus bisa bijak dalam menggunakan kecanggihan teknologi.